Tugas Akhir
Aplikasi pendiagnosis gangguan ginjal melalui citra iris mata menggunakan metode backpropagation
Iridologi sebagai ilmu pengetahuan didasarkan pada analisis susunan iris mata. Secara khusus iris mata memiliki kelebihan spesifik, yaitu dapat merekam semua kondisi organ,konstruksi tubuh, serta kondisi psikologis. Jejak rekaman yang berkaitan dengan tingkat – tingkat intensitas atau penyimpangan organ – organ tubuh yang disebabkan oleh penyakit terdata secara sistematis serta terpola pada iris mata dan sekitarnya. Hal ini dapat dijadikan pedoman praktis untuk melakukan diagnosis kondisi organ dengan melihat citra iris mata. Dalam Tugas Akhir ini, perangkat lnak mampu melakukan pengklasifikasian menggunakan segmentasi deteksi tepi dan backprpagation. Citra mata yang diolah terlebih dahulu dipisahkan dari citra iris mata untuk selanjutnya dilakukan perubahan kecitra aras keabuan dan mengatur kecerahn citra. Proses selanjutnya adalah meng-crop citra iris mata yang berhubungan dengan organ ginjal, setelah itu citra hasil crop akan dideteksi tepi, pendeteksian tepi yang digunakan adalah detrksi tepi canny. Langkah terakhir adalah ekstraksi ciri dengan metode backpropagation. Dari hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa proses pengenalan iris mata ini menunjukan hasil pengenalan yang baik. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses pengenalan dari citra masukan, warna citra iris mat, pencahayaan pada citra masukan. Dari 16 citra iris mata yang diuji, program ini dapat mengenali 16 citra, sehingga pengenalannya 98%
Kata kunci : Iridologi, pengolahan citra digital, deteksi tepi, backpropagation.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain