Skripsi
Analisis Asal Mula Besi Dalam Perspektif Sains Dan Al Quran Surat Al Hadid : 25
Penelitian sains yang menyatakan bahwa besi bukan hasil bumi menjawab persoalan yang sulit dimengerti dari beberapa penafsir mengenai asal mula besi yaitu diturunkan dari langit. Dalam skripsi ini, bertujuan untuk mengetahui: 1) konsep asal mula besi menurut perspektif Al-Qur’an pada Q.S. Al-Hadid: 25; 2) konsep asal mula besi menurut perspektif sains; 3) interpretasi analisis asal mula penciptaan besi menurut perspektif sains dan Al-Qur’an pada pembelajaran IPBA.
Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dimana jenis penelitiannya bersifat liberary research. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Kemudian, sumber data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder (buku-buku tafsir Al-Qur’an, referensi yang berkaitan dengan asal mula besi, skripsi terdahulu, artikel-artikel, jurnal, dan situs internet). Adapun teknik analisis yang digunakan adalah teknik berpikir induktif, dimana data diperoleh dari data empirik lewat observasi menuju kepada suatu teori. Selain itu menggunakan teknik tafsir tahlili sebagai dasar untuk menganalisis surat Al-Hadid: 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Menurut perspektif Al-Qur’an, analisis asal mula besi dalam penafsiran para mufassir Q.S. Al-Hadid: 25 menyebutkan bahwa besi diturunkan dari langit dan besi memiliki kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat dalam tafsir Al-Maraghi, Al-Azhar, Al-Misbah, Al-Qur’an dan tafsirnya dan Fi Zhilalil Qur’an. 2) Menurut perspektif sains, alam semesta penuh dengan galaksi, tiap galaksi dipenuhi oleh bintang-bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di dalam inti bintang terjadi reaksi fusi terjadi pada suhu 10 juta 0C atau lebih hingga terjadi pembengkakan (bintang raksasa). Diawali dari unsur pertama di alam yaitu hidrogen yang berfusi dengan unsur-unsur lainnya. Saat semua bagian inti bintang telah hilang, dan tertinggal hanyalah unsur besi, karena inti bintang tak mampu lagi berfusi menghasilkan elemen yang lebih berat. Bintang dengan tekanan yang sangat besar dan suhu sangat tinggi menyebabkan terjadinya ledakan supernova dan meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta akibat ledakan tersebut. 3) Interpretasi asal mula besi dalam perspektif sains dan Al-Qur’an Surat Al-Hadid: 25 pada pembelajaran IPBA dilakukan dengan mengintegrasikan pengetahuan umum dengan pengetahuan agama (landasan Al-Qur’an).
Kata kunci : asal mula, besi, perspektif Al-Qur'an, perspektif sains
Tidak tersedia versi lain