Skripsi
Penagruh Financial Distress Pada Industri Perbankan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio, rasio profitabilitas yang diukur dengan return on asset, rasio leverage yang diukur dengan total debt to asset ratio, rasio aktifitas yang diukur dengan total asset turn over, arus kas dari aktifita operasi yang diukur dengan operating cash flow to total liabillities dan non performing loans terhadap prediksi financial distress. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2012 sampai 2015. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari www.idx.go.id. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana peneliti hanya mengambil data yang memenuhi kriteria. Data tersebut, kemudian diolah menggunakan analisis logistik dengan bantuan SPSS 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang diukur dengan current ratio tidak berpengaruh (H1 ditolak), rasio profitabilitas yang diukur dengan return on asset (H2 diterima), rasio leverage yang diukur dengan total debt to asset ratio (H3 diterima), rasio aktifitas yang diukur dengan total asset turn over ( H4 ditolak), arus kas dari aktifita operasi yang diukur dengan operating cash flow to total liabillities (H5 ditolak) dan non performing loans (H6 ditolak).
Penelitian ini hanya terbatas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI saja, sehingga untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk memperpanjang periode penelitian dan memperluas populasi penelitian. Serta menambah variabel penelitian yang mempengaruhi financial distress misalnya Loan To Deposit Ratio, Capital Adequancy Ratio, Operating Cost To The Operating Income.
Kata kunci: Financial Distress, Current Ratio, Return On Asset, Total Debt To Asset Ratio, Total Asset Turn Over, Operating Cash Flow To Total Liabillities dan Non Performing Loans.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain