Tugas Akhir
Rancang Bangun Mesin Penetas Telur Otomatis Berbasis Arduino
Pemanfaatan unggas dapat menjadi alternatif bahan konsumsi selain daging, ikan dan sayur serta sebagai investasi lahan bisnis. Tingginya tingkat konsumsi terhadap unggas harus disertai dengan ketersediaan yang memadai. dalam memenuhi kebutuhan tersebut ditemukan permasalahan dimana keterbatasan indukan penetasan. Untuk itu dalam tugas akhir ini membahas tentang perancangan rancang bangun mesin tetas telur otomatis menggunakan mikrokontroler Arduino dan memanfaatkan sensor suhu Water Proof DS18B20 sebagai pengukur suhu, bekerja secara otomatis guna membantu proses penetasan telur untuk efisiensi waktu.
Perancangan rancang bangun mesin tetas telur dilakukan 3 tahap yaitu perancangan hardware, perancangan software dan perancangan prototype. Perancangan hardware menggunakan, sensor Water Proof DS18B20 untuk mengukur suhu, motor AC 4W untuk mengerakkan rak penetas telur secara otomatis, modul relay 4 chanel sebagai kendali arus sumber panas, mikrokontroler arduino sebagai kontrol utama. Perancangan rancang bangun menggunakan kotak inkubator dengan ukuran = 30cm x 30cm x 17 cm, dan rak penampung telur berukuran = 20cm x 10cm. mampu menampung hingga 15 butir telur, dengan 2 bohlam sebagai sumber panas, dan satu kipas pendingin.
Berdasarkan hasil pengujian pengontrolan suhu telah berjalan stabil sesuai suhu SetPoint oleh inkubator pada cuaca dengan suhu 35℃ - 39oC.
Kata Kunci : Arduino Uno, Mikro kontroller, Sensor Water Proof DS18B20, motor AC 4W, Relay
Tidak tersedia versi lain