Karya Tulis Ilmiah
Asuhan Keperawatan Maternitas Dengan Terapi Dzikir Untuk Menurunkan Skala Nyeri Pada Ny. I P2 A0 H1 Post Sectio Caesarea (SC) di Ruang Edelweis RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo
Latar Belakang : Sectio Caesarea (SC) adalah tindakan bedah untuk melahirkan
bayi dengan cara insisi pada dinding abdomen (Kuswandari, 2016). Saat efek
anestesi sudah habis bereaksi, pasien akan mengalami nyeri di daerah sayatan.
Manajemen nyeri yang buruk akan mengakibatkan Activity of Daily Living (ADL)
ibu terganggu. Penanganan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis dan non-
farmakologis. Upaya penanganan nyeri secara non-farmakologis salah satunya
dengan terapi dzikir. Terapi dzikir memiliki banyak manfaat seperti memberikan
ketenangan karena berdoa dan berserah diri.
Tujuan : Untuk menggambarkan asuhan keperawatan dengan pemberian terapi
dzikir untuk menurunkan skala nyeri pada ibu post SC.
Manfaat : Meningkatkan pengetahuan masyarakat dan menambah keluasan ilmu
dan teknologi terapan keperawatan dalam menurunkan skala nyeri pada ibu post
SC melalui terapi dzikir.
Metode : Menggunakan desain studi kasus pendekatan asuhan keperawatan. Studi
kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus
yang terdiri dari unit tunggal. Pengambilan data dilakukan di RSUD Wonosobo,
dilakukan selama 3 hari dan evaluasi nyeri menggunakan Wong Baker dan VAS.
Pendokumentasian dilakukan secara komprehensif dari pengkajian sampai
evaluasi.
Hasil : Terdapat pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan skala nyeri pada Ny. I
post SC. Sebelum dilakukan terapi dzikir skala nyeri yang dirasakan 7, setelah
dilakukan terapi dzikir selama 3 hari, skala nyeri menjadi 3.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh terapi dzikir terhadap penurunan skala nyeri
pada ibu post SC.
Kata kunci : Sectio Caesarea (SC), Nyeri, Terapi Dzikir,
Tidak tersedia versi lain