Skripsi
Metode Discovery Terbimbing Dalam Mengembangkan Pemikiran Anak (Kajian Al-Qur`an Surat Ibrahim Ayat 24-25)
Pada hakikatnya pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan berpikir anak secara kritis. Melalui berbagai metode, pendidik menjadi sarana penunjang pelaksanaan proses pembelajaran demi tercapainya hasil maksimal. Perkembangan pada anak melewati tahapan-tahapan tertentu dan setiap tahapan akan memiliki ciri khusus dan berbeda dengan tahapan lainnya. Perkembangan kognitif mengajak anak mengembangkan kemampuannya untuk memanipulasi atau mengingat informasi apa yang telah disampaikan oleh guru. Guru berperan sebagai motivator memberikan pembelajaran yang terbaik dan mudah dimengerti oleh peserta didik. Penggunaan metode yang tidak sesuai dengan pembelajaran akan menjadi kendala dalam mencapai tujuan yang maksimal. Penggunaan metode discovery terbimbing membantu, memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan pemikiran mereka terhadap materi yang telah disampaikan oleh guru, dan guru hanya sebagai bentuk fasilitator yang menyampaikan materi dalam bentuk final. Maka dari itu tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui pengertian metode discovery terbimbing, tujuan pembelajaran metode discovery terbimbing, perkembangan pemikiran anak, faktor-faktor yang mempengaruhi intelegensi, potensi perkembangan intelektual, dan implikasinya dalam dunia pendidikan, serta metode discovery terbimbing dalam mengembangkan pemikiran anak berdasarkan al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 24-25.
Metode penelitian dalam skripsi ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Sehingga lebih banyak mendiskripsikan segala bentuk data yang diperoleh dari lapangan. Jenis penelitian ini termasuk dalam peneliti kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir dengan pendekatan maudhu’i (tematis permasalahan). Metode tafsir digunakan untuk menggali kandungan makna ayat secara komprehensif dengan menggunakan enam langkah pendekatan adaptasi dari maudhu’i. Maka teknik pengumpulan datanya dengan membaca, menelaah dan memilih buku yang perlu dijadikan acuan. Data tersebut diambil dari data primer dan sekunder. Bahkan primer dalam hal ini yang digunakan yaitu tafsir al-Qur’anul karim. Sedangkan yang termasuk dalam bahan sekunder adalah buku-buku data kepustakaan yang mendukung dengan pembahasan yang relevan.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode yang bervariasi sebagai sarana penunjang proses belajar mengajar demi tercapainya tujuan maksimal. Oleh karena itu penggunaan metode discovery terbimbing untuk mengembangkan pemikiran anak, guru hanya sebagai fasilitator dan peserta didik mencari dan menemukan sendiri serta memecahkan permasalahan yang ada.
Kata Kunci: Metode discovery terbimbing, perkembangan pemikiran anak.
Tidak tersedia versi lain