Skripsi
Penerapan Metode Mastery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Materi Pencemaran Lingkungan Ditinjau Dari Kecerdasan Intelektual (Studi Kasus SMP N 1 Mojotengah Kelas VII Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh metode pembelajaran mastery learning terhadap hasil belajar siswa; 2) Pengaruh kecerdasan intelektual tinggi dan kecerdasan intelektual rendah terhadap hasil belajar siswa; 3) Interaksi antara metode pembelajaran mastery learning dengan kecerdasan intelektual terhadap hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan metode true eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi siswa kelas VII SMP N 1 Mojotengah tahun ajaran 2016/2017 sejumlah 9 kelas. Sampel penelitian ini diperoleh dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling sejumlah 2 kelas, yaitu siswa kelas VII I sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 31 siswa dan siswa kelas VII H sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, metode tes, metode angket, dan metode observasi. Hasil tes berupa nilai hasil belajar siswa dan hasil tes potensi akademik, observasi berupa hasil belajar siswa, dokumentasi berupa profil sekolah, sedangkan angket berupa hasil respon terhadap metode pembelajaran mastery learning, Validitas instrumen tes menggunakan validitas isi, reliabilitas tes digunakan uji KR-20, derajat kesukaran butir soal, daya beda butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan.
Hasil analisis penelitian menunjukkan: 1) hasil belajar siswa dengan menggunakan metode mastery learning lebih baik dibandingkan dengan learning cycle, Dengan hasil Fhitung = 11,03 sedangkan Ftabel = 4,00 dengan taraf signifikan α = 5%. Karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (11,03 > 4,00) pada metode mastery leearning siswa lebih mudah memahami pelajaran dan pemahaman siswa lebih mendalam; 2) hasil belajar siswa yang mempunyai kecerdasan intelektual tinggi lebih baik dibanding dengan siswa yang mempunyai kecerdasan intelektual rendah, dengan hasil perhitungan Fhitung = 117,11 sedangkan Ftabel = 4,00 dengan taraf signifikan α = 5%. Karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (117,11 > 4,00) siswa yang mempunyai kecerdasan intelektual tinggi lebih mudah memahami materi pembelajaran dibanding yang mempunyai kecerdasan intelektual rendah,; 3) terdapat interaksi antara pengaruh penerapan metode mastery learning dengan kecerdasan intelektual terhadap hasil belajar. Dengan hasil perhitungan Fhitung = 17,25 sedangkan Ftabel = 4,00 dengan taraf signifikan α = 5%. Karena Fhitung lebih besar dari Ftabel (17,25 > 4,00) Karena kecerdasan intelektual sangat mempengaruhi tingkat pemahaman siswa.
Kata Kunci : Mastery Learning, Hasil Belajar, Dan Kecerdasan Intelektual
Tidak tersedia versi lain