Skripsi
Fenomena Hujan Meteor Perspektif Al-Qur`an dan Sains Modern (Kajian Q.S Al-Hijr Ayat 16-18)
Al-Qur’an merupakan sumber ilmu yang takkan habis-habisnya untuk dikaji dan diteliti. Menurut Albert Einstein “Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah timpang dan agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta”.Al-Qur’an bukanlah buku science (ilmu pengetahuan) tetapi buku signs (tanda-tanda kebesaran Tuhan). Banyak cabang-cabang ilmu pengetahuan yang digali dari Al-Qur’an. Salah satu kemukjizatan (keistimewaan) Al-Qur’an yang paling utama adalah hubunganya dengan sains dan ilmu pengetahuan.Salah satunya tentang fenomenahujan meteor. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana konsep fenomena hujan meteor perspektif Al-Qur’an; 2) Bagaimana konsep fenomena hujan meteor perspektif sains modern; 3) Relasi antara hujan meteor perspektif Al-Qur’an dan sains modern; 4) Aplikasi konsep hujan meteor pada pembelajaran IPBA (Ilmu Pengetahuan Bumi dan Antariksa) pada materi benda-benda langit.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimanajenispenelitianyabersifatlibrary research (penelitian kepustakaan).Sumber data diperolehdarisumber data primer dan data sekunder (buku-bukutafsir Al-Qur’an, referensi yang berkaitandenganfenomenahujan meteor, skripsiterdahulu, artikel-artikel, jurnal, dansitus internet).Adapunteknikanalisis data yang digunakanadalahteknikberfikirinduktif, dimana data diperolehdari data empiric lewatobservasimenujuketeori.Selainitumenggunakantekniktafsirtahlilisebagaidasaruntukmenganalisis surah Al-Hijrayat 16-18.
Hasil analisis dengan judul diatas menyatakan 1) Konsep fenomenahujan meteor perspektif Al-Qur’an hujan meteor disebutsebagaisyihabmubin(semburanapi yang terang) yang digunakan Allah untukmelemparsetan-setan yang mencuriberita-beritadarilangit; 2) Konsep fenomenahujan meteorperspektifsains,terbakarnya meteor di atmosfersehinggamenyaladanjatuhkebumidipengaruhioleh: ketinggian, gayagravitasibumi, gayagesek, tekanan, panas, energikinetik. Sedangkanfaktor yang mempengaruhihabistidaknya meteor terbakaradalahkomposisikimiawi meteor, ukuran meteor, dankecepatan meteor;3) Relasikonsepfenomenahujan meteor perspektifsains modern dan Al-Qur’an adalah 4) Aplikasikonsepfenomenahujan meteor padapembelajaranIPBA(IlmuPengetahuanBumidanAntariksayaitudenganmengintegrasikan anatara pengetahuan umum danpengetahuanagama, ini sangat penting untuk membentuk karakter religious mahasiswa. Dengan adanya pembelajaran fisika yang mengintegrasikan pengetahuan umum dan agama (Al-Qur’an) diharapkan akan memunculkan peserta didik yang cerdas sains dan Qur’ani.
Kata kunci: FenomenaHujan Meteor, Sains dan Al-Qur’an, Al-Hijrayat 16-18.
Tidak tersedia versi lain