Skripsi
Analisis Fenomena Petir Dalam Perspektif Al-Qur`an dan Sains (Kajian Q.S Al-Baqarah: 19)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui fenomena petir perspektif Q.S. Al-Baqarah: 19. 2) Mengetahui fenomena petir perspektif sains. 3) Mengetahui implikasi fenomena petir dalam pembelajaran fisika listrik statis.
Skripsi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat library research. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan sumber data diperoleh dari data sekunder (tafsir-tafsir QS. Al-Baqarah: 19), referensi yang berkaitan dengan fenomena petir, skripsi terdahulu, jurnal, artikel-artikel, dan situs internet). Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik berpikir induktif, dimana data diperoleh dari data empirik lewat observasi menuju kepada suatu teori. Dan teknik tafsir Tahlili sebagai dasar untuk menganalisis surat Al-Baqarah ayat 19.
Hasil analisis penelitian menyatakan 1) Q.S. Al-Baqarah: 19 menjelaskan fenomena petir sebagai gambaran perilaku orang munafik ketika diberi amanah berkhianat. 2) Fenomena petir berawal dari pembentukan awan cumulonimbus dalam proses ionisasi yang menyebabkan beda potensial pada awan sehingga muncul kilat dan guruh akibat perbedaan kecepatan cahaya dan bunyi. 3) implikasi fenomena petir pembelajaran fisika listrik statis, dilakukan dengan mengintegrasikan teori interaksi muatan dengan Q.S. An-Nuur: 43, serta aplikasi interaksi muatan dengan Q.S. Al-Baqarah: 19. Penggunaan media power point yang menarik tidak membuat anak bosan. Sehingga efektif dan mampu menciptakan peserta didik yang cerdas sains serta Qur’an-Nya.
Kata Kunci: Fenomena Petir, Al-Qur’an, Sains.
Tidak tersedia versi lain