Skripsi
Seni Langgam Jawi Dalam Nagham Al-Qur'an (Perspektif Al-Qur'an Dan As-Sunnah)
Al-Qur’an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang pertama sebelum hadits, langgam Jawi merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang isinya tentang budaya daerah Jawa khususnya. Dalam skripsi ini akan dijelaskan tentang pengertian langgam. Langgam Jawi adalah kesenian yang di gunakan orang Jawa sebagai naghom (lagu) dalam melantunkan nyanyian upacara adat atau syair-syair Jawa. Namun hal ini sedikit berbeda yaitu di masukan sebagai naghom al-Qur’an.
Selanjutnya yaitu Naghom al-Qur’an merupakan bagian dari ilmu pengetahuan yang ada kaitannya dengan ilmu-ilmu al-Qur’an, di seluruh penjuru dunia sering ada istilah Nagham al-Qur’an, apa itu naghom al-Qur’an?kapan munculnya?apa dasar hukumya? apakah dari al-Qur’an ataukah dari hadits Rasulullah.
Seni Langgam Jawi yang di aplikasikan dalam membaca al-Qur’an adalah peristiwa yang masih khilafiyah sehingga banyak golongan yang setuju dan tidak setuju bahkan ada yang mengharamkan sehingga penulis tertarik dengan hal ini karena ada hadits nabi yang memerintah membaca al-Qur’an dengan lahn (gaya/lagu) orang Arab. Maka dari itu penulis akan mencoba mentakhrij hadits tersebut apakah shohih atau dho’if dan bolehkah menggunakan langgam Jawi. Yang ahirnya seumpama boleh tetap menggunakan ilmu tajwid dan tatakrama dalam membaca al-Qur’an, karena al-Qur’an merupakan wahyu Allah untuk didengar, dipahami, dihayati, dipahami dan diamalkan agar al-Qur’an tidak musnah.
Kata Kunci: Seni, Langgam Jawi, Nagham al-Qur’an
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain