Skripsi
Tekanan Atmosferik Pada Ketinggian Udara, Awan Comulonimbus, Dan Sinyal Pandu Dalam Penerbangan (Studi Kasus Kecelakaan Pesawat Qz 8501 Perspektif Lapan)
Fisika adalah ilmu pengetahuan yang paling mendasar, karena berhubungan dengan perilaku dan struktur benda. Tujuan utama sains, termasuk fisika, umumnya daianggao merupakan usaha untuk mencari keteraturan dalam pengamatan manusia pada alam sekitarnya.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara tekanan atmosferik, ketinggian udara, awan cumulonimbus dan sinyal pandu dalam penerbangan serta untuk menganalisis proses terjadinya kecelakaan pada QZ 8501 jika menurut pandangan sains. Dengan menggunakan metode kepustakaan penulis mencoba menelaah dan menganalisis buku-buku, berita dan sumber bacaan yang berkaitan langsung dengan judul skripsi. Pada landasan teori, penulis menggunakan grounded theory (teori dari dasar). Dalam analisis, penulis menggunakan teknik deduktif dan komparatif (perbandingan), yaitu dengan menelaah sumber berita dikaitkan dengan konsep fisika.
Hasil analisis dari judul di atas menyatakan bahwa: 1) kecelakaan pesawat QZ 8501 disebabkan pesawat kesulitan menghindari awan cumulonimbus 2) semakin tinggi ketinggian udara, tekanan atmosferik semakin kecil begitu juga dengan frekuensi sinyal pandu. Selain itu, kehilangan kontak juga dapat disebabkan adanya petir dalam awan cumulonimbus.
Kata kunci: tekanan atmosferik, awan cumulonimbus, sinyal pandu
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain