Skripsi
Child abuse dalam perspektif pendidikan islam (kajian buku kekerasan terhadap anak karya Abu Huraerah, M.Si)
Anak adalah tunas, potensi, dan generasi penerus cita-cita bangsa. Mereka memiliki peran strategis dalam menjamin eksistensi bangsa dan negara pada masa akan datang. Agar anak kelak dapat memikul tanggung jawab secara optimal, maka mereka perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, sosial, maupun spritual. Pada kenyataanya anak lebih sering menjadi obyek penderita disadari atau tanpa disadari oleh pendidik (orangtua guru dan pengasuh), sehingga kekerasan pada anak berlangsung secara simultan dan berakibat kepada krisis generasi.Seringkali orang salah kaprah terhadap kekerasan pada anak, padahal child abuse seringkali diidentikkan dengan kekerasan yang tampak seperti kekerasan fisikal dan kekerasan seksual, padahal kekerasan yang bersifat psikis dan sosial juga dapat membawa dampak buruk yang bersifat permanen terhadap anak. Begitu juga dengan kekerasan struktural yang sistemik, juga berdampak destruktif terhadap perkembangan anak seperti kemiskinan, kematian, dan penderitaan yang luar biasa, sehingga berdampak jangka panjang terhadap anak.
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah:
1. Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan child abuse
2. Untuk mengetahui dampak atau akibat dari child abuse
3. Untuk mengetahui solusi dan pandangan pendidikan Islam terhadap child abuse
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan datanya menggunakan penelusuran literature atau penelitian kepustakaan (Library resarch). Sumber data penulis adalah berupa data tentang kekerasan pada anak, dan data tentang pandangan pendidikan Islam terhadap anak seperti: buku karya Abu Huraerah, M.Si, Kekerasan Terhadap Anak. Sedangkan data sekunder adalah data yang diharapkan dapat mendukung data primer, yaitu data yang diperoleh hanya sebagai bantuan untuk menegaskan data primer sumber yang kedua ini penulis ambil dari data-data yang bersumber dari buku-buku, koran-koran, internet dan media-media yang berhubungan dengan tema pembahasan.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa faktor atau akibat child abuse ada dua yaitu internal yaitu yang bersumber dari pribadi anak, seperti stress dan eksternal yaitu faktor yang bersumber dari luar pribadi anak yaitu; dari pendidik (orangtua, guru, pengasuh), lingkungan masyarakat seperti; cara mendidik anak yang otoriter dan menggunakan cara kekerasan sehingga menjadi model bagi anak dalam berperilaku. Orang tua yang otoriter cenderung menggunakan aturan-aturan kaku dalam mendidik anak. Pelanggaran oleh anak akan dihadapi orangtua dengan hukuman yang keras. Dampak child abuse adalah sebagai berikut: anak kehilangan haknya untuk menikmati masa kanak-kanaknya, anak-anak menjadi korban ketidakberesan orangtuanya, sering menjadi korban eksploitasi serta penindasan dari manusia dewasa, labilitas emosi, serta pola perilaku yang cenderung agresif mudah terlibat dalam perkelahian, tindak kekerasan, penyalahgunaan zat, hubungan seks bebas, dan kecenderungan berperilaku anti-sosial. Islam sangat menolak adanya kekerasan baik dengan alasan apapun, karena dalam pendidikan Islam diajarkan kelembutan dan kasih saying seperti yang doicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Keyword : CHILD ABUSE, PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain